LorePath
  • Browse
  • ·FAQ
Back to Results

Magical Tome

Cover of Sang Penyelamat Republik
First published
2022
Publisher
Pro-U Media
Pages
272 pages
ISBN
9786027820609

Sang Penyelamat Republik

The outer archives are busy

by Sriyanto, M.P.I.

About this book

“Tanpa langkah berani Sjafruddin membentuk dan memimpin PDRI, bisa dipastikan riwayat Republik Indonesia hanya berlangsung singkat dari 17 Agustus 1945 sampai 19 Desember 1948.” (Dr. A.M. Fatwa, Ketua DPD RI) “Berbicara tentang Sjafruddin Prawiranegara, tidak bisa tidak bicara tentang dua hal: PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) dan PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia). PDRI membuktikan dengan jelas jasa Sjafruddin menyelamatkan Republik Indonesia yang pemimpinnya sudah ditawan oleh Belanda. Sedangkan PRRI haruslah dilihat sebagai usaha menyelamatkan RI yang terancam oleh komunisme. PRRI bukanlah gerakan separatis yang ingin memisahkan diri dari Republik Indonesia, melainkan gerakan alternatif untuk menyelamatkan Indonesia”. Prof. Dr. Salim Said (pakar ilmu politik) Ketika Mr. Sjafruddin Prawiranegara menyelamatkan Republik Indonesia dengan langkah pembentukan PDRI-nya, banyak orang memperdebatkan apakah Sjafruddin bertindak sebagai “Ketua PDRI” atau “Presiden PDRI”. Wakil Presiden Hatta dalam Memoar-nya tetap menyebutnya: “Sang Presiden Darurat”, walau sebenarnya Sjafruddin tak pernah mempersoalkannya. Sjafruddin pernah berucap di markas gerilyanya di Padang Jepang bahwa “Tak pernah mimpi untuk mencari pangkat dan jabatan, di hadapan hanya terbayang perjuangan menyelamatkan Republik bermodalkan kejujuran dan pengorbanan.” Sebagai seorang pribadi, Sjafruddin Prawiranegara dikenal sebagai sosok yang jujur dan berintegritas tinggi. “Never tainted by corruption and with a reputation for honesty, forthrightness, and solid integrity, he emerged in the 1970s and 1980s as one of the most courageous and respected critics of the Suharto government.” (Prof. George McT. Kahin, Guru Besar Sejarah dan Ilmu Politik di Cornell University Amerika Serikat) Seluruh waktu dan langkah kehidupan Sjafruddin dipersembahkan untuk Allah Ta’ala dan dakwah. Karena, sebagaimana ucapannya, dakwah itu “tak mungkin bisa dilepaskan dari soal-soal politik, soal-soal kenegaraan.” “Tidak ada kata-kata yang tepat untuk menggambarkan almarhum Sjafruddin Prawiranegara, selain kata: Istiqamah!”. (Mohammad Natsir Pahlawan Nasional)

Match Score

Create a free account to see Match Scores on books the community has marked — once you’ve set your preferences.

Create free account

Marks of the Realm

Marks left by readers of this tome

No community marks yet — be the first to inscribe this tome.

Pacing

—out of 5

Horror / Dark Elements

—out of 5

Romance

—out of 5

Spice Level

—out of 5

LGBTQ+ Representation

—out of 5

Social & Political Themes in Stories

—out of 5

Inscribe Your Rating

Mark this tome across each content category